Menyingsingkan Lengan Baju

Menyingsingkan lengan baju adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Menyingsingkan lengan baju

artinya:
Orangyang rajin dan tekun dalam bekerja.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Duduk Salah Tegakpun Salah

Duduk salah tegakpun salah adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Duduk salah tegakpun salah

artinya:
Seseorang yang sedang dalam kondisi serba salah.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Murah Dimulut Mahal Ditimbangan

Murah dimulut mahal ditimbangan adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Murah dimulut mahal ditimbangan
artinya:
Orang yang sering berjanji tapi tidak pernah menepatinya.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Obat Pekasih

Obat pekasih adalah peribahasa arti lengkapnya kurang lebih adalah sebagai berikut:

Obat pekasih
artinya:
Guna-guna yang dapat menjadikan suka dan jatuh cinta.


Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Ada Udang Dibalik Batu

Ada udang dibalik batu adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Ada udang dibalik batu

artinya:
Mempunyai maksud atau keinginan yang tersembunyi.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Bakar Tak Berapi

Bakar tak berapi adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Bakar tak berapi

artinya:
Orang yang berpura-pura..

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Gadung Rasa Ubi

Gadung rasa ubi adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Gadung rasa ubi
artinya:
Orang miskin yang merasa dirinya kaya.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Jatuh Tertimpa Tangga

Jatuh tertimpa tangga adalah peribahasa yang sering dipakai seseorang yang mendapatkan masalah atau celaka yang beruntun. Sedangkan arti lengkap peribahasa tersebut adalah sebagai berikut:

Jatuh tertimpa tangga
artinya:
Mendapat celaka yang bertubi-tubi.


Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Jinak-Jinak Merpati

Jinak-jinak merpati adalah peribahasa yang sering kita dengar dan digunakan untuk mengibaratkan seorang perempuan. Sedangkan arti lengkap peribahasa tersebut adalah sebagai berikut:

Jinak-jinak merpati
artinya:
Sebetulnya hatinya mau, tetapi tampak malu-malu.


Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Seperti Kerbau Dicocok Hidungnya

Seperti kerbau dicocok hidungnya adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Seperti kerbau dicocok hidungnya

artinya:
Orang yang bodoh selalu menurut perintah orang lain.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Rumput Mencari Kuda

Rumput mencari kuda adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Rumput mencari kuda

artinya:
Seorang perempuan yang mencari sahabat.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Pahit Luar, Manis Dalam

Pahit luar, manis dalam adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Pahit luar, manis dalam

artinya:
Meskipun orangnya jelek, tetapi hatinya baik.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Menunggu Angin Lalu

Menunggu angin lalu adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Menunggu angin lalu

artinya:
Melakukan pekerjaan yang tidak berguna/sia-sia.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.

Garam Jatuh Ke Air

Garam jatuh ke air adalah peribahasa yang kurang lebih artinya sebagai berikut:

Garam jatuh ke air
artinya:
Orang yang mudah dan cepat menerima nasehat orang lain.

Demikian arti peribahasa tersebut, semoga bermanfaat.